Lewati ke konten utama
seratusribu.com
Semua artikel
DevOps & Shell

Checklist Hardening Server Ubuntu untuk Pemula

Oleh Anang H. Darmawan

2 menit baca
Laporkan
Checklist Hardening Server Ubuntu untuk Pemula

Foto: Kevin Ache / Unsplash

Server Ubuntu yang baru dipasang secara default belum aman untuk dipakai produksi. Login root masih bisa lewat password, tidak ada firewall aktif, dan tidak ada mekanisme yang menahan percobaan login brute-force. Kalau server itu langsung dipasangi aplikasi tanpa hardening dulu, kamu sedang berjudi.

1. Matikan login SSH berbasis password

Langkah pertama yang paling penting: matikan login SSH berbasis password, ganti dengan key-based authentication. Ini menutup celah paling umum dieksploitasi bot yang terus-menerus mencoba kombinasi username-password ke port 22 di seluruh internet. Selama key belum terpasang dan diuji berhasil, jangan matikan dulu akses password. Banyak orang terkunci dari server sendiri karena buru-buru.

2. Aktifkan firewall (UFW)

Kedua, aktifkan firewall. UFW (Uncomplicated Firewall) di Ubuntu cukup untuk kebanyakan kasus: buka hanya port yang benar-benar dipakai (SSH, HTTP, HTTPS), tutup sisanya. Prinsipnya sederhana: kalau tidak ada alasan jelas kenapa sebuah port harus terbuka ke publik, tutup saja.

3. Pasang fail2ban

Ketiga, pasang fail2ban. Ini yang menangani percobaan login berulang: begitu ada IP yang gagal login beberapa kali berturut-turut, fail2ban akan memblokirnya sementara. Kombinasi SSH key-only plus fail2ban sudah menutup mayoritas celah serangan otomatis yang menyasar server baru.

4. Aktifkan pembaruan keamanan otomatis

Keempat, jangan lupakan pembaruan keamanan otomatis. Banyak insiden server bukan karena serangan canggih, tapi karena celah keamanan lama yang sudah punya patch resmi tapi tidak pernah dipasang. Ubuntu punya unattended-upgrades untuk menangani ini secara otomatis di latar belakang.

Kalau langkah-langkah ini terasa berulang setiap kali provisioning server baru, itu sinyal bagus untuk mengotomatisasinya. Skrip Auto-Hardening Ubuntu 1-Command menjalankan seluruh checklist di atas sekaligus. Untuk akses remote yang aman tanpa membuka SSH ke publik, Setup WireGuard VPN 1-Command bisa jadi lapisan tambahan. Dan setelah server berjalan beberapa waktu, Audit Keamanan Linux + Laporan membantu memastikan konfigurasi belum melenceng dari standar aman. Kalau checklist ini terasa cuma permukaan dan kamu ingin paham keamanan pipeline dan server yang lebih menyeluruh, Shift Left — DevSecOps Vol 1 membahas dari hardening dasar sampai container & IaC security.