Otomasi Kecil yang Sering Diremehkan: Rename File Massal sampai Kompres PDF
Oleh Anang H. Darmawan

Foto: Bernd Dittrich / Unsplash
"Kenapa harus beli script cuma buat rename file sih, kan tinggal klik dua kali di File Explorer?" Coba lakuin itu ke 340 foto produk yang mau diseragamkan namanya, satu per satu, sambil mikirin urutan SKU-nya. Pegal pergelangan tangan itu nyata, dan itu baru satu contoh dari kerjaan berulang yang sebenarnya bisa selesai dalam hitungan detik.
Rename massal kelihatannya remeh sampai kamu ngalamin sendiri harus benerin ratusan nama file scan dokumen atau hasil export laporan yang formatnya berantakan. Script bulk rename yang jalan pakai regex bisa nerapin satu pola ke seluruh nama file dalam folder sekaligus. Tapi bagian pentingnya bukan di situ, bagian pentingnya adalah selalu ada pratinjau hasil rename sebelum benar-benar dieksekusi. Jadi kalau pola regex-nya ternyata salah, kamu ketauan sebelum ratusan file kena rename permanen jadi berantakan.
Urusan PDF juga sama, sering diremehkan sampai kepepet. Gabung beberapa PDF jadi satu, pecah PDF tebal jadi per bagian, atau kompres file yang kegedean buat diunggah, hampir semua orang pernah butuh salah satunya. Masalahnya banyak yang larinya ke situs konversi online yang nggak jelas siapa yang pegang dokumennya setelah diunggah. Padahal ini bisa dijalankan lokal di komputer sendiri tanpa kirim dokumen sensitif ke pihak ketiga mana pun.
Ada juga kasus yang lebih spesifik: ngolah ratusan file PDF atau gambar sekaligus lewat command line, bukan cuma satu-dua file. Ini beda dari toolkit PDF biasa karena fokusnya ke batch processing, konversi PDF ke gambar atau sebaliknya sekaligus kompresi ukuran file, semua dalam satu perintah. Kalau dikerjakan satu-satu lewat aplikasi biasa, ini bisa makan waktu setengah hari. Buat admin yang ngarsipkan dokumen atau mahasiswa yang lagi ngerapiin puluhan lampiran skripsi sebelum sidang, ini jenis kerjaan yang kalau nggak diotomasi, ya abis waktu produktif buat hal remeh.
Poin dari semua ini sebenarnya satu: otomasi nggak harus proyek besar. Kadang cuma script Python 30 baris yang jalan di background, tapi ngembaliin jam kerja kamu.
Kalau kamu lagi ngadepin folder yang penamaannya kacau, coba Bulk rename file (regex + preview). Buat urusan gabung-pecah-kompres PDF harian, ada PDF toolkit (merge/split/compress), dan kalau volumenya udah ratusan file sekaligus lewat CLI, Tool Konversi & Kompres PDF/Gambar Massal yang lebih pas.
