Lewati ke konten utama
seratusribu.com
Semua artikel
ESP32 & IoT

Smart Plug ESP32 dengan Dashboard Lokal, Tanpa Bergantung Cloud

Oleh Anang H. Darmawan

3 menit baca
Laporkan
Smart Plug ESP32 dengan Dashboard Lokal, Tanpa Bergantung Cloud

Foto: Clint Patterson / Unsplash

Smart plug pabrikan murah dan praktis, tapi hampir semuanya menuntut akun di aplikasi vendor. Begitu server vendor bermasalah atau internet rumah putus, colokan yang "pintar" itu mendadak tidak bisa diperintah dari HP, padahal HP dan colokannya ada di jaringan WiFi yang sama.

Smart plug ESP32 dengan dashboard lokal membalik pola itu. Web server-nya jalan di ESP32 sendiri, kamu membukanya lewat alamat IP di jaringan rumah, dan tidak ada data yang harus keluar ke internet. Sebelum membahas dashboard, ada satu hal yang wajib didahulukan: listrik PLN.

Tegangan 220V bukan tempat untuk coba-coba

Sisi ESP32 bekerja di 3,3 V, sedangkan sisi beban membawa tegangan jala-jala 220 V AC. Kesalahan di sisi 3,3 V paling parah membuat board rusak. Kesalahan di sisi 220 V bisa menyebabkan sengatan listrik atau kebakaran. Kalau kamu belum pernah menangani instalasi listrik rumah, minta bantuan orang yang berpengalaman untuk bagian kabel beban.

Beberapa kebiasaan yang saya pegang: semua rangkaian masuk casing tertutup yang tidak bisa disentuh, jalur 220 V dipisah jelas dari jalur sinyal, sambungan kabel beban memakai terminal yang dikencangkan dengan benar, dan tidak ada pengujian dengan beban tersambung selama casing masih terbuka. Cabut dari stopkontak dulu setiap kali mau mengubah wiring.

Memilih relay sesuai beban

Cek angka yang tercetak di badan relay, biasanya berupa arus dan tegangan maksimal kontak. Angka itu adalah batas relay dalam kondisi ideal, bukan target pemakaian. Jalur tembaga di PCB modul relay murah sering lebih tipis dari yang dibutuhkan untuk arus sebesar itu, jadi beri jarak aman yang lebar.

Untuk lampu, kipas angin, atau charger, relay modul umumnya cukup. Beban dengan lonjakan arus saat menyala, misalnya pompa air, motor, atau pemanas, perlu perhitungan lebih hati-hati. Hitung dulu dayanya: beban 350 watt di 220 V menarik arus sekitar 1,6 A saat normal, tapi lonjakan saat start bisa beberapa kali lipat. Cek juga apakah modul relay kamu bisa dipicu level logika 3,3 V dari pin ESP32, karena sebagian modul dirancang untuk 5 V dan kerjanya jadi tidak stabil. Untuk memilih pin output yang aman saat boot, buka referensi pinout ESP32.

Jadwal otomatis tanpa internet

Fitur jadwal butuh jam yang akurat. Cara paling umum adalah sinkronisasi waktu lewat NTP, dan NTP butuh koneksi ke server waktu. Artinya jadwal yang "lokal" tetap bergantung pada internet, setidaknya saat ESP32 menyala ulang.

Ada dua jalan kalau kamu ingin benar-benar mandiri. Pertama, pakai modul RTC dengan baterai cadangan supaya jam tetap jalan saat listrik padam. Kedua, arahkan NTP ke perangkat di jaringan lokal yang bisa berperan sebagai server waktu, misalnya router tertentu atau server rumah. Coba cabut internet rumah selama satu malam dan lihat apakah jadwal pagi tetap jalan. Itu tes paling jujur.

Dashboard lokal dan pilihan MQTT

Smart plug WiFi + dashboard lokal memakai ESP32 dan modul relay yang dikontrol dari dashboard web di jaringan rumah: nyala-mati dari HP dan jadwal otomatis, tanpa akun pihak ketiga. Paketnya berisi kode .ino siap upload, skema wiring, panduan setup, dan daftar komponen, dengan harga Rp150.000.

Kalau di rumah sudah ada Home Assistant, pertimbangkan menambahkan MQTT. Dengan MQTT, perangkat mengirim status ke broker dan Home Assistant membaca dari sana, sehingga semua perangkat bisa diatur dari satu panel. Pola ini bisa kamu lihat di Sensor suhu untuk Home Assistant (MQTT), yang mem-publish data suhu dari ESP32 ke broker sampai langsung terbaca di dashboard Home Assistant. Menggabungkan pola itu ke smart plug adalah modifikasi yang kamu kerjakan sendiri, dan menarik sebagai latihan karena kamu belajar dua arah: publish status dan menerima perintah.

Satu hal yang sering terlupa: dashboard lokal tetap perlu dilindungi. Siapa pun yang terhubung ke WiFi rumahmu bisa membuka alamat IP yang sama. Minimal ganti kata sandi WiFi tamu agar terpisah dari jaringan utama.

Mulailah dari beban paling ringan, misalnya lampu meja. Jalankan seminggu, catat apakah ESP32 pernah hang atau relay menempel, baru pindahkan ke perangkat yang lebih penting.