DevOps & ShellSIEM Sederhana dengan Wazuh + Docker
Wazuh mengubah struktur docker-compose resminya cukup sering antar rilis versi, jadi paket ini bukan menyalin ulang satu snapshot docker-compose.yml yang berisiko basi, melainkan skrip setup.sh yang mengotomatisasi langkah resmi dari dokumentasi Wazuh: cek Docker/Git terpasang, set vm.max_map_count (wajib untuk indexer berbasis OpenSearch, sering jadi penyebab stack gagal start kalau lupa), clone repo resmi Wazuh di versi yang kamu tentukan, generate sertifikat, lalu start stack — satu perintah, bukan belasan langkah manual.
Termasuk contoh konfigurasi integrasi webhook untuk meneruskan alert Wazuh ke Telegram/Slack (lewat n8n atau webhook lain), plus panduan troubleshooting untuk masalah paling umum saat deploy Wazuh via Docker (vm.max_map_count, indexer lambat siap, sertifikat gagal). Wazuh sendiri software open-source (GPLv2) yang genuinely dipakai banyak tim security, bukan tool buatan sendiri yang belum teruji.
Perlu diperhatikan: Wazuh Indexer berbasis OpenSearch cukup memakan RAM (rekomendasi resmi minimal 4GB untuk single-node evaluasi) — jangan coba jalankan di VPS 1-2GB. Untuk memantau server lain (bukan cuma server tempat Wazuh berjalan), perlu instalasi Wazuh Agent terpisah di tiap server yang mau dipantau, mengikuti panduan resmi Wazuh sesuai versi yang dipakai.
Yang kamu dapat
- Skrip setup.sh (otomasi clone, cert, start stack)
- Contoh konfigurasi integrasi webhook/Telegram
- Panduan troubleshooting masalah umum deployment Wazuh
- Bimbingan setup via chat
Spesifikasi
- Format
- Bash + Docker Compose (wrapper repo resmi Wazuh)
- Kompatibilitas
- Linux (Ubuntu/Debian), Docker & Docker Compose v2, minimal 4GB RAM
- Lisensi
- Personal & komersial
- Tingkat Kesulitan
- Mahir
Setelah chat, kamu akan diberi kode QRIS/rekening untuk pembayaran. File dikirim setelah pembayaran dikonfirmasi.
