Lewati ke konten utama
seratusribu.com
Semua artikel
Kampus & Skripsi

Cara Menulis Daftar Pustaka APA 7 dari Jurnal, Buku, dan Website

Oleh Anang H. Darmawan

4 menit baca
Laporkan
Cara Menulis Daftar Pustaka APA 7 dari Jurnal, Buku, dan Website

Foto: Tom Hermans / Unsplash

Daftar pustaka sering dikerjakan paling akhir, tepat sebelum naskah dikirim ke pembimbing. Akibatnya banyak coretan revisi yang sebenarnya bukan soal isi, melainkan titik yang hilang, huruf kapital yang salah, atau DOI yang ditulis dengan format lama.

Gaya APA edisi 7 dipakai luas di skripsi bidang sosial, pendidikan, psikologi, manajemen, sampai sistem informasi. Sebelum mengikuti contoh di bawah, cek dulu buku pedoman kampus atau fakultasmu. Banyak kampus memakai APA dengan penyesuaian, misalnya kata "dan" menggantikan "&" atau "dkk." menggantikan "et al.", dan pedoman kampus selalu menang.

Jurnal dengan DOI

Pola untuk artikel jurnal: Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. https://doi.org/xxxx

Contoh nyata yang sering dikutip di skripsi sistem informasi:

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Ada beberapa detail yang sering terlewat. Judul artikel ditulis dengan huruf kapital hanya di awal kalimat dan pada nama diri, bukan kapital di setiap kata. Nama jurnal justru memakai kapital di setiap kata utama. Nama jurnal dan nomor volume dicetak miring, sedangkan nomor terbitan di dalam kurung tidak. Di antara nomor halaman, APA memakai tanda pisah pendek (en dash); di Word kamu bisa memasukkannya lewat Insert, Symbol, lalu pilih En Dash. DOI ditulis sebagai tautan lengkap diawali https://doi.org/, tanpa label "DOI:" dan tanpa titik di akhir.

Untuk artikel dengan tiga penulis atau lebih, di daftar pustaka semua nama tetap ditulis sampai 20 penulis. Singkatan hanya dipakai di sitasi dalam teks.

Buku

Pola untuk buku: Nama Belakang, Inisial. (Tahun). Judul buku (edisi bila bukan edisi pertama). Penerbit.

Pressman, R. S., & Maxim, B. R. (2020). Software engineering: A practitioner's approach (9th ed.). McGraw-Hill Education.

Judul buku dicetak miring dan memakai kapital di awal kalimat, termasuk huruf pertama setelah titik dua. Perubahan penting dari edisi 6 ke edisi 7: kota penerbit tidak lagi ditulis. Kalau kamu masih menulis "New York: McGraw-Hill", itu format lama. Untuk buku berbahasa Indonesia, keterangan edisi biasanya ditulis "(Edisi ke-2)" dan tetap diletakkan setelah judul.

Website

Pola untuk halaman web: Penulis atau Organisasi. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul halaman. Nama Situs. URL

Judul halaman dicetak miring. Kalau penulisnya adalah organisasi yang sama dengan nama situs, nama situs tidak perlu diulang. Kalau tidak ada tanggal publikasi, tulis (t.t.) untuk naskah bahasa Indonesia atau (n.d.) untuk naskah bahasa Inggris. Tanggal akses hanya dicantumkan untuk halaman yang isinya memang dirancang berubah, misalnya halaman statistik yang terus diperbarui.

Satu catatan praktis: website sering kurang dipercaya pembimbing dibanding jurnal. Pakai website untuk data resmi dari instansi atau dokumentasi teknis, bukan untuk teori utama.

Sitasi dalam teks

APA memakai pola penulis dan tahun. Sitasi dalam kurung ditulis (Davis, 1989). Sitasi naratif menaruh nama di dalam kalimat, misalnya Davis (1989) menyatakan bahwa persepsi kegunaan memengaruhi penerimaan teknologi. Untuk dua penulis, sebut keduanya setiap kali: (Pressman & Maxim, 2020) di dalam kurung, atau Pressman dan Maxim (2020) di kalimat berbahasa Indonesia. Untuk tiga penulis atau lebih, APA 7 langsung memakai nama penulis pertama diikuti et al. sejak sitasi pertama, berbeda dari edisi 6 yang menulis semua nama di sitasi pertama.

Jumlah penulisDalam kurungNaratif
Satu(Davis, 1989)Davis (1989)
Dua(Pressman & Maxim, 2020)Pressman dan Maxim (2020)
Tiga atau lebih(Nama Pertama et al., Tahun)Nama Pertama et al. (Tahun)

Kutipan langsung wajib menyertakan nomor halaman, misalnya (Davis, 1989, p. 320), atau (Davis, 1989, hlm. 320) bila pedoman kampus meminta versi Indonesia.

Rapikan formatnya sekali, bukan tiap revisi

Daftar pustaka APA disusun urut abjad nama belakang penulis pertama, dengan indentasi gantung 1,27 cm. Mengatur ini manual untuk 40 sumber setiap kali ada revisi adalah cara tercepat untuk membuat kesalahan baru.

Untuk satu atau dua sumber, generator daftar pustaka gratis cukup untuk mengecek format. Kalau sumbermu puluhan, Generator Sitasi & Daftar Pustaka adalah skrip Python yang merapikan daftar sumber menjadi sitasi dan daftar pustaka APA atau IEEE sekaligus, dan template-nya bisa diubah di satu tempat bila kampusmu punya penyesuaian. Harganya Rp100.000. Supaya indentasi gantung dan gaya paragraf konsisten di seluruh naskah, Template Skripsi Word (Format Kampus) menyediakan struktur .docx dengan daftar isi otomatis dan panduan format sitasi.

Mulai dari lima sumber pertama di daftar pustakamu sekarang. Cocokkan satu per satu dengan pola di atas, terutama huruf kapital judul dan format DOI. Pola kesalahanmu biasanya berulang, jadi setelah lima sumber itu kamu sudah tahu apa yang perlu dicari di sisanya.